Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 1 of 8
next >

Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika (KOMPUTA)

43

Vol. 3, No. 1, Maret 2014, ISSN : 2089-9033

PEMBELAJARAN BERBANTUAN KOMPUTER UNTUK ANAK

TUNAGRAHITA SMPLB DI SLB-C PLUS ASIH MANUNGGAL

Cipta Wirahma Putriana

1

, Galih Hermawan

2

Teknik Informatika – Universitas Komputer Indonesia

Jl. Dipatiukur 112-114 Bandung

ciptawirahmaputri@yahoo.com

1

, galih.hermawan@email.unikom.ac.id

2

ABSTRAK

SLB-C Plus Asih Manunggal adalah yayasan

sekolah

untuk

anak

tunagrahita

atau

anak

keterbelakangan mental yang memiliki IQ rata-rata

50-70, sehingga dalam Kegiatan Belajar Mengajar,

anak tersebut membutuhkan pembelajaran khusus

yaitu menggunakan media/alat peraga dalam belajar

dan dilakukan secara berulang-ulang. Pembelajaran

Berbantuan Komputer (PBK) merupakan salah satu

media teknologi pembelajaran dengan tujuan bagi

Anak Tunagrahita SMPLB khususnya untuk melatih

kognitif anak dengan menjelaskan konsep yang

sederhana

dan

psikomotor

yang

membentuk

games

drill and

practice

disesuaikan dengan tingkat kemampuan siswa.

Produk yang didesain memuat pelajaran IPA dan

Matematika

Hasil pengujian menunjukkan bahwa media

pembelajaran yang dibangun sudah berjalan dengan

baik. Yaitu mampu memberikan pembelajaran yang

sesuai dengan pembelajaran di kelas seperti biasanya

dalam bentuk teknologi pembelajaran, sehingga

siswa dapat mengingat kembali pelajaran dengan

pelajaran yang terkait yaitu IPA dan Matematika,

serta melatih berpikir dan bertindak.

Kata

Kunci

:

Pembelajaran,

Komputer,

Drill, Practice

1. PENDAHULUAN

SLB-C Plus Asih Manunggal yang beralamat

Jalan Singaperbangsa No. 103 Bandung, merupakan

yayasan sekolah luar biasa bagi anak berkebutuhan

khusus untuk anak tunagrahita. Anak tunagrahita

dalam memenuhi kebutuhannya memiliki hambatan

mental seperti faktor motorik berupa tindakan,

kognitif berupa bimbingan dalam bentuk penjelasan

atau alat peraga, serta komunikasi bila dibandingkan

dengan anak normal lainnya. Oleh karena itu, anak

tunagrahita

memiliki

kecenderungan

keterbelakangan mental sehingga diperlukannya

layanan pendidikan khusus [1].

Hasil dari observasi dalam pelajaran IPA dan

Matematika, merupakan pelajaran yang termasuk

midle to hard

tersebut pada pelajaran IPA siswa harus mengerti

istilah-istilah ilmiah yang lumayan rumit dihapalkan,

dan Matematika berhubungan perhitungan bilangan

yang harus diselesaikan dalam macam-macam

operator matematika sehingga perlunya pemahaman

secara khusus terhadap siswa-siswa kelas SMPLB

khususnya.

Maka dengan adanya tes tertulis untuk pelajaran

IPA dan Matematika terhadap masing-masing siswa.

Maka

dari

itu,

dengan

adanya

teknologi

pembelajaran

yang

merupakan pengembangan

komponen sistem pembelajaran, komponen yang

dimaksud yaitu berupa Pembelajaran Berbantuan

Komputer (PBK) dengan memberikan materi atau

latihan IPA dan Matematika yang dikemas dalam

desain yang lebih interaktif dan gambar yang

menarik, dengan diberikan cara pembelajaran yang

menarik dan interaktif dari pembelajaran berbantuan

komputer

tersebut

dapat

mendukung

silabus

pembelajaran bagi anak-anak tunagrahita di SLB-C

Plus Asih Manunggal, khususnya bagi siswa kelas 2

SMPLB dalam pelajaran IPA dan Matematika.

Hasil

penelitian

yang

ditunjang

dengan

perangkat lunak pembelajaran diharapkan dapat

memberikan manfaat bagi peran guru dan siswa

menjadi lebih efektif dalam melaksanakan proses

belajar mengajar, sekaligus mengenalkan siswa pada

teknologi pendidikan dan meningkatkan minat

terhadap pembelajaran berbantuan komputer untuk

anak tunagrahita untuk kelas SMPLB.

1.1 Pembelajaran berbantuan Komputer

Perkembangan

komputer

dalam

bidang

pendidikan,

khususnya

dalam

pembelajaran

sebenarnya merupakan mata rantai dari sejarah

teknologi

pembelajaran.

Sejarah

teknologi

pembelajaran ini sendiri merupakan kreasi berbagai

ahli dalam bidang terkait, yang pada dasarnya ingin

berupaya dalam mewujudkan ide-ide praktis dalam