< prev

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 5 of 8
next >

Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika (KOMPUTA)

31

Vol. 5, No. 1, Maret 2016, ISSN : 2089-9033

lighting

interior set

Gambar 13.Script

Lighting Interior Set

lighting

interior set

Gambar 14.Script

Lighting Interior Set

set

renderer

Gambar 15.ScriptSet

Renderer

render

settings

Gambar 16.Script

Render Settings

5. PENGUJIAN

Parameter untuk pengujian penelitian ini adalah

lightingrendering

renderhuman error

terjadi, serta survey pengguna tentang penggunaan

scriptlighting

rendering

Berikut ini merupakan hasil pengujian waktu

lightingrendering

Tabel 2.lighting

render settings

Scene

Shot

Waktu Pengerjaan

Dengan

MEL

script

Tanpa

MEL

script

SceneShot

7 detik

1 menit 32 detik

SceneShot

10 detik

1 menit 53 detik

SceneShot

12 detik

2 menit 11 detik

SceneShot

8 detik

1 menit 36 detik

SceneShot

8 detik

1 menit 31 detik

SceneShot

10 detik

6 menit 35 detik

SceneShot

8 detik

3 menit 31 detik

SceneShot

14 detik

1 menit 25 detik

SceneShot

14 detik

3 menit 57 detik

Berdasarkan hasil pengujian, rata-rata pengerjaan

scene

script

sceneshot

manual memiliki durasi sekitar 161 detik atau 2

menit 41 detik. Dapat diambil kesimpulan bahwa

script

lipat dibandingkan dengan tidak menggunakan MEL

script

Berikut ini merupakan tabel pengujian analisis

human error

Tabel 3.

human error

No Scene

dan Shot

Keterangan Hasil

Analisa

Histogram

Keterangan Hasil

Analisa

Human

Error

Scene

Shot

Tidak

terdapat

perbedaan pada

hasil pengujian

dengan acuan.

Terdapat

error

yang terjadi, yaitu

perbedaan sudut

kamera

yang

human

error

animating

Scene

Shot

Terdapat sedikit

perbedaan hasil

pengujian dengan

acuan, disebabkan

faktor

human

error

yang

terjadi.

Terdapat

error

yang terjadi, yaitu

perbedaan sudut

kamera

yang

human

error

animating

Scene

terdapat