Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8

Page 1 of 8
next >

Jurnal Ilmiah Komputer dan Informatika (KOMPUTA)

43

Vol. 5, No. 1, Maret 2016, ISSN : 2089-9033

CLOUD RECOGNITIONDAN

DEVICE STORAGEAUGMENTED REALITYJENIS BUAH

Muhamad Ichsan

1

, Meyti Eka Apriani

2

, Sandi Prasetyaningsih

3

1,2,3

Politeknik Negeri Batam

Parkway Street, Batam Centre, Batam 29461, Indonesia

E-mail : ikhsan.cyb3r@gmail.com

1

, meyti24@gmail.com

2

, sandi.prasetya10@gmail.com

3

ABSTRAK

augmented

reality

sebagai media interaktif untuk pembelajaran, pada

marker

komponen pendeteksi objek. Vuforia selaku salah

augmented reality

databasedevice

databasecloud database

sebelumnya penulis mengembangkan aplikasi

device storage

terdapat beberapa kekurangan seperti ukuran

text

update

Penelitian ini akan membahas dan melanjutkan

penelitian sebelumnya dengan membangun aplikasi

cloud recognition

indikator yang diuji pada penelitian ini yaitu

delay

marker

bandwidth

cloud

recognitiondevice storage

ukuran file pada kedua metode yang digunakan.

nted reality device storage

dalam pendeteksian objek lebih cepat 7.75 detik

cloud recognition

file

cloud recognition

update

waktu.

Kata kunci:Augmented Reality

cloud recognitiondevice storage

vuforia.

1. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Teknologi multimedia semakin berkembang

seiring dengan kemajuan teknologi saat ini, salah

satunya adalah teknologi augmented reality atau

yang biasa dikenal dengan teknologi untuk

menggabungkan objek maya kedalam dunia nyata.

pada augmented

reality

cloud recognition

Pada penelitian sebelumnya Muhamad Ichsan

dan Alfi Syahrin [6] membuat implementasi

augmented reality

single marker based tracking

dikenal dengan metode penggunaan penyimpanan

image-targetmarkerdevice

storage

keterbatasan kemampuan kapasitas memori perlu

untuk dipertimabangkan, selain itu pada penelitian

file output

yang berukuran terlalu besar, dan informasi yang

disediakan dalam aplikasi tersebut bersifat statis

dengan kata lain informasi mengenai buah tersebut

update

didapat pengguna sangat minim.

Para ahli mulai mencari solusi untuk mengatasi

permasalah tersebut. Pengimplementasian sebuah

sistem

mobile

augmented

reality

dapat

menggunakan teknologi dengan memanfaatkan

cloud computing

client-server

mobileserver

waktu yang singkat.

1.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan dari latar belakang yang telah

dipaparkan sebelumnya, adapun rumusan masalah

dalam penelitian ini adalah:

device storage

pada

augmented reality

sehingga memerlukan penyimpanan yang lebih

besar

2. Sulitnya melakukan perubahan data atau

augmented reality

sehingga diperlukan metode untuk mengubah

data atau informasi secara dinamis